1.9.13

Pena Untuk Gaza

Dalam remang redup mentari,
Di sini tawa di sana tangis mengiring hari,
Gaza bukan di mulut tetapi di hati,
Menyertai perjuangan, mengejar sempurna mati.

Di sini indah langit membiru,
Sedang di sana hati bercelaru,
Memandang awan yang kelabu,
Hanya dipenuhi debu-debu.

Gaza mewarnai hari dengan tangisan,
Yang pasti meninggalkan kesan,
Sedang kami mewarna hidup dengan lukisan,
Yang mungkin 'kan dihapuskan.

Yang mampu kuutus hanya tulisan pena,
Lalu kembali pada lena,
Itulah aku yang hina,
Tidak mampu ke sana,
Memberi semangat membina.

Saudaraku di sana yang seangkatan,
Hatiku juga sedang rawan,
Untuk bersama kamu gigih melawan,
Namun yang kubisa hanya memandang awan.

ALIZA NURAINI NORDEN

1 comment :